seperti ada sesuatu yang sangat besar mendorong saya untuk menulis , yang saya sendiri belum tau pasti kemana tulisan saya kali ini akan saya bawa,
jam dirumah saya saat ini menunjukkan pukul 7.30 am dan hanya ada 30 menit untuk saya bisa menyelesaikan tulisan ini sampai akhir, karna sekarang hari Minggu dan saya ingin bersiap-siap ke Gereja..
well, ada seperti emosi, hmm.. bisa juga dibilang kepahitan kayanya, atau.. dendam ?
apapunlah, yang jelas dari beberapa "update status" yang saya lihat, beberapa orang yang tentu saja bukan sembarang orang (sayang ngga bisa sebut nama, krn gak etis sepertinya)
yang jelas,
klo yang baca "update status" mereka-mereka itu adalah orang yang merasakan/mengalami hal yang sama, pasti terlontarlah kata "AMEN" dengan penekanan dan volume yang maksimal (yah, karena yang baca ngerasa klo "yak ! bener banget nih "update status")
sedangkan, buat orang yang sebaliknya, pas baca akan sepertinya TANDA TANYA BESAR
"eh, dia kenapa tuh ya ?", "wah pasti lagi ada kejadian/masalah tuh dia"
klo saya bilang "bertanya" itu adalah suatu yang bagus, tapi klo udah jadi
dan masalahnya itu, "mereka-mereka" yang bikin update status gak pada tempatnya,
padahal untuk hal seperti "Sampah" saja, sejak saya sekolah dasar sudah dihimbau untuk dibuang pada tempatnya, NAHHH, harusnya "update status" juga begitu,, pada tempatnya.. hehe
karena,... akan berbeda saat "update status" itu dibawakan di suatu seminar misalnya... atau di suatu pertemuan, dll
itu aja deh kayanya yang mau saya tulis..
terakhir..
*AKAN LEBIH KEREN, JAUUUHH LEBIH KEREN.. KALO SETIAP "UPDATE STATUS" ITU ... BUKAN CUMA DITULIS... TAPI DILAKUKAN OLEH YANG UPDATE*
untuk apa cape-cape / buang-buang waktu / pulsa mungkin,
hanya untuk bikin *update status* yang kita sendiri ngga mampu melakukan
jauh-jauh lah yaaa,, label *sok ini* atau *sok itu* dari kita :D
thanks,
benita

