yaa.. untuk sebagian kecil pribadi, sudah umum rasanya tau klo saya memang cukup lama mengambil keputusan untuk akhirnya "make a relationship".. GIMANA NGGA ??? di usia ke-21 barulah pertama kalinya sepanjang sejarah hidup saya putuskan untuk bangun hubungan dengan seseorang ,, hahahahahaa... awalnya itu karena saya punya keinginan untuk merasakan cinta pertama dan terakhir pemirsaaa ! (mari sama-sama kita nyanyikan sebuah lagu dangdut yoooo) hahaa :D
sampai akhirnya hubungan yang seumur baby corn itu kandas tak bersisa. (halahhh)
sambil nulis ini... sambil dengerin mp3 "AIKO - I Love You" (amaaagooo yamaangg) nih klo mau denger silahkan klik sini pemirsaa :)
by the way.... alih-alih bikin judul tulisan ini "pria sejatikuuuu!" karena pengen rasanya menuangkan seluruh isi hati ini untuk hal yang selama ini kusimpan sendiri, ya ! seorang diri ! saja !
22 tahun lebih beberapa bulan bersama "pria sejatikuuuu" ini sungguh pengalaman yang ngga sebanding dengan nilai apapun. (ngga ada ukurannya you knoww). Suka duka kami lalui bersama. Dia selalu memperhatikanku, perkembanganku, sifatku dan perubahan wujudku (klo kata anak biologi "metamorfosis"). Tidak ada yang terlewatkan dari pandangannya.. :) Dan aku sangat bahagia dibuatnya :D selalu bahagia :)
Klo kurasa aku memang sudah jatuh cinta padanya, biarlah , memang ngga ada salahnya dong aku jatuh cinta, aku memang sungguh sangat terlalu mencintainya..
Bagaimana cara dia memperhatikanku, begitu pula aku memperhatikannya, kami seperti sedang bermain "perhatian-perhatian-an" ,, hhee
Yaa.. seperti yang baru-baru ini terjadi, ngga pernah ngga nangis klo ku lihat dia dalam situasi seperti yang kemarin terjadi, karena hal itu bukan baru pertama kalinya dialaminya, makanya di doaku selalu ku sebut namanya. Supaya Tuhan selalu dan ngga pernah lupa beri kekuatan yang baru kepadanya, kekuatan ekstra ya Tuhan..
Karena kulihat hal yang dialaminya ngga dialami oleh kebanyakan orang. Keren sekali kulihat dia bisa melewatinya tanpa bersungut-sungut, itu malah membuatku makin mencintainya..
singkat ku ceritakan.. tapi.... , hanya saja, kejadian kemarin benar-benar aneh dan luar biasa menyiksa kami (baca : bapa,mama,aku dan adik2ku) "bahkan sesama anak Tuhan dan dalam beribadah saja ada juga masalah yg timbul" itu pikirku...
hmm... jadi begini... inilah yang dialami oleh "pria sejatiku" = bapa saya :)
awalnya (sepertinya sudah pernah saya ceritakan ditulisan saya sebelumnya) bapa terpanggil untuk membuka sidang, dan dari gereja kami sebelumnya GPHI Halim, kami sekeluarga tidak beribadah digereja tersebut karna bapa rindu membuka sidang, memang sempat ada hal yang tidak enak antara bapa dan gembala sidang GPHI Halim waktu itu karena kami akhirnya tidak beribadah di Halim lagi.
tapiii, perlu diketahui bapa tidak pernah menarik jemaat dari GPHI Halim untuk menjadi jemaat di sidang yang baru bapa buka dan akan diberi nama GPHI Rehobot Syeba Jakarta. Memang banyak jemaat dari GPHI Halim yang mau ikut waktu mereka tau kami tidak di gereja itu lagi, namun bapa tidak mau, hal ini demi menjaga hubungan yang baik dengan gembala sidang Halim.. jadi tidak ada jemaat yang ikut dengan kami...
Namun tetap saja bapa menjadi buah bibir beberapa pihak yang ingin membuat image bapa menjadi buruk, semua yg negatif-negatif mereka bicarakan, tapi apa yg bapa lakukan ??
Bapa tetap fokus pada panggilan bapa, akhirnya kami memulai ibadah perdana kami dirumah kontrakan kecil, tentu saja selama 3 bulan jemaatnya baru mama, aku, adikku tari dan adikku andre..
dannn kami punya peran / pelayanan masing-masing..
Bapa as Pembawa Firman Tuhan
Mama as Worship Leader
Aku as Doa Pembukaan
Tari as Doa Persembahan
Andre as Pemusik (dia baru 3tahun deh usianya saat itu dengan gitar mainan warna hijau kesayangannya, disitulah dia mulai melayani Tuhan)
sampai akhirnya pada suatu minggu (kami masuk jam 9 pagi deh kayanya waktu itu). Saya yang berdoa pembukaan berdoa begini "Tuhan Yesus... kalo emang benar Tuhan yang pilih bapa saya untuk jadi gembala.. tolong Tuhan Yesus berikan tanda bagi kami Tuhan... Kirimkan jemaat ya Tuhan" (begitulah kurang lebih isi doaku waktu itu). Bapa terkejut waktu itu.. sampai akhirnya minggu depan ada bunyi ketuk pintu saat kami sedang ibadah,, dan ternyata sepasang suami istri datang :) tp yang sebenarnya mereka bukan mau ibadah, hanya ingin bertamu, mereka aja bingung kami sedang apa, langsung bapa bilang ke mereka kalo mereka adalah jawaban dari doa yang saya panjatkan, mereka bapa pilih sebagai bendahara kami, dan ternyata memang mereka juga ada pergumulan, sudah 4thn berumah tangga namun belum memiliki keturunan, kemudian bapa menyuruh mereka melingkari sebuah tanggal dikalender dan tepat di tanggal itu tahun berikutnya sang ibu mengandung :) itulah buah pertama iman jemaat digereja kami :)
dan dari hari itu makin banyaklah jemaat datang sampai ngga muat lagi dirumah kami :) dalam hal tempat beribadah pun banyak rintangan kami lalui,,begitu panjang ,,, setelah berjuang dari mengisi ibadah kedua digereja pondok kelapa, kemudian pindah ke Ruko Bougenville, kemudian pindah ke rumah kami lagi (masih kontrakan cuma sudah lebih besar), kemudian di Aula Rs.Ibu dan Anak dr Euis, klo cerita detailnya mau nangis rasanya...
kembali ke hal yang membuat keluarga kami sedih baru-baru ini, saat ini kami bukan GPHI lagi namun sudah GPDI Rehobot Syeba Jakarta :)
datanglah jemaat baru, sepasang suami istri yang akan bergabung beribadah bersama dengan kami, awalnya aku terutama sangat senang dengan kehadiran mereka,,karena aku sudah tidak punya oppung, jadilah mereka kuanggap oppungku...
jemaat makin bertambah, kesaksian makin bertambah dan hanya nama Tuhanlah yang dimuliakan, sampai akhirnya ujian datang kepada gereja kami.. ya... ujian yang berat...
mulailah ada jemaat yang merasa bahwa setiap kotbah yang bapa saya sampaikan itu selalu menyinggung dirinya dan membuatnya sakit hati, padahal sama sekali tidak ada tujuan bapa seperti itu, namun iblis yang memakai jemaat ini sehingga hatinya menolak setiap Firman Tuhan yang bapa saya sampaikan.. mulailah jarang ke gereja,, ketika bapa dan mama saya menjenguk jemaat itu, disampaikanlah kekecewaannya, dan bapa menjelaskan.
kami pikir sudah selesai karena jemaat itu akhirnya bergereja kembali namun apa yang terjadi ??? iblis memang licik,, ia mulai mencari jemaat yang lain, dan makin banyak jemaat yang membicarakan setiap pemberitaan Firman Tuhan yang bapa sampaikan, apa saja mereka bahas, apa saja, sakit rasanya klo harus mengutarakannya disini, ngga cuma kotbah bapa, pribadi bapa dibahas, pribadi mama dibahas, pribadi saya dan adik2 saya juga ikutan dibahas :) sebagai manusia saya ingin berontak tapi melihat bapa yang kuat, membuat saya juga kuat, bapa berusaha supaya jemaat tetap harmonis, namun lagi2 iblis punya banyak cara mencobai gereja kami, khusunya bapa sebagai gembala sidang, difitnahkan kepada kami hal-hal yang sama sekali tidak benar, sakit , memang, tp lagi-lagi bapa sangat bijak menghadapi semua itu (saya tau pasti Bapa selalu meminta pertolongan kepada Tuhan),
sampai hal paling tidak dinginkan bapa harus terjadi,
sepasang suami istri (usianya jauh lebih tua dari kami semua) tersebut menampung semua keluhan beberapa jemaat yang sedang dipakai iblis , jadilah iblis juga memakai sepasang suami istri itu,,,, akhirnya mereka membuka sidang baru dan sudah melapor lebih dulu kepada ketua wilayah tanpa diberitahukan kepada bapa saya, mereka membuka sidang tentu tidak menjadi masalah untuk bapa saya tp ketika perlakukan mereka yang membuat jemaat bingung dan bertanya-tanya ada masalah apa digereja ini ? mengapa seperti ini ? itu yang bapa tidak mau sampai terjadi, (mereka ingin gereja kami hancur akhirnya tutup) dalam rapat sejabodetabek mengenai masalah ini didepan semua hamba Tuhan, sang suami tersebut berkata kasar kepada bapa saya "you bukan gembala saya !"
suami istri tersebut membuka sidang dengan membawa 4 keluarga (yg hatinya dipakai iblis) dari gereja kami, menyakitkan, karena bukan hanya itu yang mereka lakukan tp terus membicarakan keluarga saya, tidak pernah henti mereka lakukan, bahkan mereka serempak keluar bersama-sama di detik-detik perayaan malam natal tgl 24 Desember 2011, mereka semua terpilih menjadi panitia natal tadinya, namun tanpa merasa bersalah dan seperti tidak ada tanggung jawab apa-apa, bahkan sampai tgl 22 Desember 2011 barulah uang natal diserahkan kepada bapa saya dan ada beberapa dari mereka yang menarik kembali uang natal yang sudah diberikan, hal tersebut tentu saja ingin membuat hancur ibadah malam natal kami, kami tidak ada dana saat itu, bapa memutuskan tetap ada ibadah malam natal meski tidak bisa meriah kami rayakan, dan Tuhan Yesus itu ngga tutup mata. Tuhan jamah hati dr,Euis sehingga bu dokter yang mengetahui kejadian ini menenangkan bapa dan berkata "yang kita mau rayakan ini hari kelahiran Tuhan kita, jangan anggap ini main-main, harus meriah, saya support kalian" maka jadilah saya mengurus semua acara, snack sekolah minggu, kado natal sekolah minggu dalam waktu 1 hari (tentu saja tanpa keluh kesah bahkan semua saya kerjakan dengan sepenuh hati dan sukacita). Dan ngga cukup disitu, bu dokter menyediakan berkat jasmani (makan prasmanan yang mewah, sembako natal untuk jemaat-jemaat dan bingkisan natal untuk para pelayan Tuhan) Luar Biasa !!! Natal kami sukses , ini semua berkat campur tangan Tuhan didalamnya :)
Melihat air mata bapa melepas 4 keluarga itu satu per satu dan memberkati mereka, memberikan saya pelajaran yang begitu berharga,
- tidak perlu membenci orang yang memfitnah kami, berkati dan doakan saja, CUKUP !
- jangan benci orangnya tp bencilah perbuatannya (bencilah iblisnya)
- punya Tuhanlah semua yang ada dibumi ini, jadi ikuti saja alurnya Tuhan
- jangan tawar hati, jangan dendam, ampuni saja, karena pengampunan memang tidak akan merubah masa lalu namun akan berdampak besar bagi masa depan kita, mengampuni selalu lebih menguntungkan dari pada menyimpan dendam :)
Bapa berusaha meluruskan pikiran mereka namun pilihan tetap ada pada mereka. Kami lihat mereka sedang dalam jalur yang salah tapi ngga pernah ada yang tau apa rencana Tuhan nantinya. Tuhan memang ngga suka perpecahan, Tuhan cinta damai, tapi jika benar nama Tuhan yang dimuliakan, Terpujilah Tuhan...
Saya tau betapa hancur hati bapa saat ini, dan akan banyak penghakiman manusia terhadap bapa karna kejadian ini, namun saya yakin ada maksud baik Tuhan bagi pelayanan bapa lewat peristiwa ini. Trust Him ! Dan terbukti ! Tuhan Yesus mengirimkan 5 orang dari kaum Kedar datang sebagai jemaat baru di gereja kami :) Terimakasih Tuhan Yesus ...
(Yohanes 15 : 2 bilang "setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotongNya dan setiap ranting yang bebuah dibersihkanNya, supaya ia lebih banyak berbuah")
Semangat terus melayani Tuhan dan Tetap kuat ya.... Bapa..... !!
My dad has always been my biggest inspiration. My strength.
He's always been there for me thru my hardest times.
He's just like a friend and I'm sure he's a hero not only to me, but to a lot of people and of
course to my mom, my sister & my brother.
He's everything I could ever ask for.
He's a
man of God and he gives good example to everyone.
He's the best and I know
he'll always be here for my family & I.
Whenever I'm feeling down, he
comes and approach me.
Yes he has weaknesses, but on top of that, he's just
amazing.
Simply the greatest.
Dad is one of the best gift sent from God.
Couldn't
replace him with anyone.
I have the best daddy in the world. Love him soooo deeeep :*
inilah pria sejatikuuuu ! ♥ ♥ ♥
^____^
Benita Naomi Martgiovani Saragi
18 Januari 2012, pukul 4.17 pm, dikantor