Jumat, 21 September 2012

nafasku, pelayananku pada Tuhan :)

Syalom teman :)
tulisan saya kali ini saya dedikasikan untuk bapa saya terkasih : 
Pdt.Marihot Markus Saragi Napitu,BE

sebenernya udah beberapa minggu yang lalu mau bikin tulisan ini, terispirasi dari kotbah bapa waktu bible study yang jadwalnya setiap hari kamis,,

dan saya percaya gak ada yang kebetulan, saya masih libur kuliah waktu kamis itu, jadi saya bisa dateng ke bible study itu setelah pulang kerja..

bible study malam itu,,diawali bapa dengan kalimat "Kalau Tuhan Yesus itu adil, hendaklah kita juga adil" (Ibrani 6 : 10)

saya yang saat itu masih belum fokus (masih agak lelah dan penat krn kerjaan di kantor) jadi tertarik dan mulai sibuk memperhatikan materi bible study dan mencatat...

sampai saat bapa bilang : "jangan pernah anggap rendah orang-orang kudus Tuhan" 

gak sadar saat itu juga saya menangis, air mata jatuh diatas catatan saya, seperti ada video yang diputar mundur kebelakang, bagaimana bapa, mama, saya dan kedua adik saya memulai pelayanan ini dan terus berjuang sampai saat ini ...

ada begitu banyak hal dan kejadian yang gak bisa terkatakan, sukar diucapkan yang hanya dapat kami simpan dalam hati kemudian kami bawa kepada Tuhan..

kemudian bapa mulai melanjutkan "sebatas Elia dipandang oleh janda itu sebagai manusia maka tidak ada mujizat (1 Raja-Raja 17 : 12), tetapi... ketika Elia dipandang oleh janda itu sebagai Abdi Allah maka terjadilah mujizat (1 Raja-Raja 17 : 18) "

jangan anggap seorang hamba Tuhan (Abdi Allah) sebatas kamu memandangnya sebagai "bapa" atau "tetangga" atau "saudara" atau "uda" atau "tulang" atau "oppung" dll

bapa juga bilang "banyak orang susah beribadah karena diintimidasi iblis, tapi, yang bertahan sampai pada kesudahannya itulah yang berhasil, hendaknya kita stop jatuh bangun dalam dosa, stop untuk kadang mengakui kehebatan Tuhan tapi kadang kita pakai lagi logika kita, karna klo pribadi yang seperti ini adalah pribadi yang GAGAL."

stop menjadi pendengar yang salah ...

karena kita tidak akan bisa kagum dengan Firman Tuhan, kalau kita tidak pernah mendengar dengan tepat, boro-boro mendengar dengan tepat, bahkan membaca saja masih tidak tepat.

parahnya, PANDANGAN BISA BERUBAH KLO KITA TIDAK MENGERTI MAKSUD TUHAN, karena klo kita gak ngerti maksud Tuhan, kita akan menutup hati untuk Firman Tuhan, dan klo hati tertutup untuk Firman Tuhan maka bisa saja gak akan terbuka lagi ... (akibatnya selalu tersinggung jika pendeta "A" atau "B" berkotbah, kemudian jadi pribadi yang memilih-milih kotbah, komplain ke pengkotbah karena dianggap menyinggung, memperguncingkan kotbah bersama jemaat yang lain yang sama-sama tersinggung) karena kita pendengar yang salah, kita pembaca yang salah..

jangan lupa untuk jadi pengaruh, tapi jadilah pengaruh yang positif ..

karena klo kita memberi pengaruh yang negatif kepada sekita kita, itu  adalah dosa, dan ada harga yang harus dibayar untuk setiap dosa yang kita lakukan.

dan bible study malam itupun ditutup dengan :)
"kasih, kalau kita mengasihi hanya sebatas daging, kita akan jenuh"


benita