Kejadian yang kita lalui sering diluar pemikiran kita.
Makanya menurut saya, setiap pribadi harus mempersiapkan dirinya menghadapi
setiap hal yang diluar pemikiran kita tersebut. Saya sendiri belum sampai pada
tahap itu :)
Saya = manusia = terbatas
Tuhan Yesus = Juru Selamat = Tak Terbatas
Jangan sedih ;)
Meskipun saya sebagai manusia terbatas, namun saya punya
Juru Selamat yang Tak Terbatas. Dan Dia ga seperti manusia. Dia ga seperti
saya..terbatas..
Manusia (baca : saya juga termasuk) selalu saat mempunyai
kelebihan akan langsung merasa dirinya hebat yang akhirnya menuju pada
kesombongan, padahal sehebat apapun manusia, sebanyak apapun pengetahuan yang
dimiliki, sebanyak apapun talenta yang dimiliki, semuanya itu tidak akan pernah
bisa melebihi Dia (baca : Tuhan Yesus = Tak Terbatas).
Meskipun nantinya ada manusia yang bilang klo semuanya bisa
dilakukan, semuanya bisa diperoleh dengan kelebihan yang ada padanya, namun
pasti akan ada hal yang tidak bisa dia lakukan/peroleh. Itu yang membedakan
manusia dengan Tuhan Yesus.
Ada yang tahu ?
jawabannya adalah KASIH
lebih spesifik lagi .. KASIH AGAPE .. Kasih Sejati,, Kasih
Seorang yang memberikan nyawaNya untuk sahabat-sahabatNya Yoh 15 : 13 ..
termasuk kita.. manusia..
Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju
maut (baca Amsal 14 : 12)
Nah, karena Tuhan Yesus tau kita manusia biasa/manusia
terbatas makanya Dia ga pernah biarkan kita sendirian menjalani kehidupan ini,
karena apa yang kita pikir baik menurut kita sering akhirnya malah membawa kita
menuju maut. Tuhan Yesus sangat ga mau kita missed comunication sama Dia,
makanya segala cara Dia lakukan kalau-kalau kita ada pada jalur yang ga aman
buat kita..
>>Raja berkenan kepada hamba yang berakal budi, tetapi
kemarahannya menimpa orang yang membuat malu. (Amsal 14 : 35) Artinya .. Usaha
Tuhan Yesus bisa kita lihat dari akal budi yang Dia berikan. Dia ga mau sampai
harus marah karena kita buat Dia malu,
dengan kebodohan kita (baca : kebodohan kita melakukan dosa). Ga cukup
disitu, Tuhan juga mau memberi kita bonus loh,, selain akal budi dia juga
memberi kita pengetahuan dengan cara yang simple tp sering dibikin susah sama
manusia itu sendiri,, kita .. cukup .. takut akan Tuhan (Amsal 1 : 7)
>>Usaha Tuhan Yesus yang lain yaitu menjadikan manusia
(baca :saya juga) sebagai biji mataNya,, Saat kita ada disituasi yang
membahayakan, sepertinya kita tersesat dan ga punya jalan keluar lagi, yang
pertama kali tau pastinya Tuhan Yesus, karena Dia dekat, karena kita biji
mataNya yang selalu diawasi dan dijaga:) ada disini baca yaaaaaaa.. Ulangan 32
: 10 Didapati-Nya dia di suatu negeri, di padang gurun, di tengah-tengah
ketandusan dan auman padang belantara. Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya
sebagai biji mata-Nya.
Manusia ?... ya !
Tuhan tahu kita manusia, banyak hal yang ga bisa kita atasi,
banyak hal yang bisa buat kita jatuh dalam dosa, banyak hal yang akan
membahayakan kita bahkan sampai kepada Tuhan tau akan banyak hal yang bisa
menyakiti hati kita, tapi ya itulah kadang kita yang suka lupa klo Tuhan Yesus
ga mau semua itu kita alami, karena saat hal tersebut terjadi pada kita, Tuhan
Yesus juga ikut merasakannya, saat ada yang menyakiti kita, Tuhan Yesus juga
bisa merasakan sakit yang kita rasakan. Sekarang kurang apalagi coba ? hanya
memang kita yang kurang sadar, kurang peka, hati nurani kita yang udah mulai
tumpul dan kasih kita sudah menjadi dingin.
Tuhan Yesus ga sama seperti dunia ini, klo kita butuh ilmu
hitung kita harus bayar biaya les kumon, klo kita butuh ilmu bahasa asing kita
harus bayar biaya les bahasa..
Tuhan Yesus ga minta dibayar ,, ga minta harta kita,, Tuhan
Yesus hanya mau ditemui, berseru kepadaNya, kembali kepada Tuhan kepada cinta
mula-mula kita, pengampunan dan kasih akan melimpah Dia berikan :)
Yesaya 55 : 6-7
(6)Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah
kepada-Nya selama Ia dekat!
(7)Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang
jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan
mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan
limpahnya.
kita sebagai manusia terbatas, Dia sebagai Tuhan yang tak
terbatas Yesaya 55 : 8-9
(8)Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu
bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.
(9)Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya
jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.
Akhir kata : "MAKANYA SEMANGAT DONG !"
hehehe ^_^ Gbu more
Tidak ada komentar:
Posting Komentar