Selasa, 13 Desember 2011

manusia


Kejadian yang kita lalui sering diluar pemikiran kita. Makanya menurut saya, setiap pribadi harus mempersiapkan dirinya menghadapi setiap hal yang diluar pemikiran kita tersebut. Saya sendiri belum sampai pada tahap itu :)

Saya = manusia = terbatas
Tuhan Yesus = Juru Selamat = Tak Terbatas

Jangan sedih ;)
Meskipun saya sebagai manusia terbatas, namun saya punya Juru Selamat yang Tak Terbatas. Dan Dia ga seperti manusia. Dia ga seperti saya..terbatas..

Manusia (baca : saya juga termasuk) selalu saat mempunyai kelebihan akan langsung merasa dirinya hebat yang akhirnya menuju pada kesombongan, padahal sehebat apapun manusia, sebanyak apapun pengetahuan yang dimiliki, sebanyak apapun talenta yang dimiliki, semuanya itu tidak akan pernah bisa melebihi Dia (baca : Tuhan Yesus = Tak Terbatas).

Meskipun nantinya ada manusia yang bilang klo semuanya bisa dilakukan, semuanya bisa diperoleh dengan kelebihan yang ada padanya, namun pasti akan ada hal yang tidak bisa dia lakukan/peroleh. Itu yang membedakan manusia dengan Tuhan Yesus.

Ada yang tahu ?

jawabannya adalah KASIH

lebih spesifik lagi .. KASIH AGAPE .. Kasih Sejati,, Kasih Seorang yang memberikan nyawaNya untuk sahabat-sahabatNya Yoh 15 : 13 .. termasuk kita.. manusia..

Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut (baca Amsal 14 : 12)

Nah, karena Tuhan Yesus tau kita manusia biasa/manusia terbatas makanya Dia ga pernah biarkan kita sendirian menjalani kehidupan ini, karena apa yang kita pikir baik menurut kita sering akhirnya malah membawa kita menuju maut. Tuhan Yesus sangat ga mau kita missed comunication sama Dia, makanya segala cara Dia lakukan kalau-kalau kita ada pada jalur yang ga aman buat kita..

>>Raja berkenan kepada hamba yang berakal budi, tetapi kemarahannya menimpa orang yang membuat malu. (Amsal 14 : 35) Artinya .. Usaha Tuhan Yesus bisa kita lihat dari akal budi yang Dia berikan. Dia ga mau sampai harus marah karena kita buat Dia malu,  dengan kebodohan kita (baca : kebodohan kita melakukan dosa). Ga cukup disitu, Tuhan juga mau memberi kita bonus loh,, selain akal budi dia juga memberi kita pengetahuan dengan cara yang simple tp sering dibikin susah sama manusia itu sendiri,, kita .. cukup .. takut akan Tuhan (Amsal 1 : 7)

>>Usaha Tuhan Yesus yang lain yaitu menjadikan manusia (baca :saya juga) sebagai biji mataNya,, Saat kita ada disituasi yang membahayakan, sepertinya kita tersesat dan ga punya jalan keluar lagi, yang pertama kali tau pastinya Tuhan Yesus, karena Dia dekat, karena kita biji mataNya yang selalu diawasi dan dijaga:) ada disini baca yaaaaaaa.. Ulangan 32 : 10 Didapati-Nya dia di suatu negeri, di padang gurun, di tengah-tengah ketandusan dan auman padang belantara. Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya.

Manusia ?... ya !
Tuhan tahu kita manusia, banyak hal yang ga bisa kita atasi, banyak hal yang bisa buat kita jatuh dalam dosa, banyak hal yang akan membahayakan kita bahkan sampai kepada Tuhan tau akan banyak hal yang bisa menyakiti hati kita, tapi ya itulah kadang kita yang suka lupa klo Tuhan Yesus ga mau semua itu kita alami, karena saat hal tersebut terjadi pada kita, Tuhan Yesus juga ikut merasakannya, saat ada yang menyakiti kita, Tuhan Yesus juga bisa merasakan sakit yang kita rasakan. Sekarang kurang apalagi coba ? hanya memang kita yang kurang sadar, kurang peka, hati nurani kita yang udah mulai tumpul dan kasih kita sudah menjadi dingin.

Tuhan Yesus ga sama seperti dunia ini, klo kita butuh ilmu hitung kita harus bayar biaya les kumon, klo kita butuh ilmu bahasa asing kita harus bayar biaya les bahasa..

Tuhan Yesus ga minta dibayar ,, ga minta harta kita,, Tuhan Yesus hanya mau ditemui, berseru kepadaNya, kembali kepada Tuhan kepada cinta mula-mula kita, pengampunan dan kasih akan melimpah Dia berikan :)
Yesaya 55 : 6-7
(6)Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!
(7)Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.

kita sebagai manusia terbatas, Dia sebagai Tuhan yang tak terbatas Yesaya 55 : 8-9
(8)Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.
(9)Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Akhir kata : "MAKANYA SEMANGAT DONG !"

hehehe ^_^ Gbu more


Tidak ada komentar:

Posting Komentar