baiklah, pada kesempatan ini saya berterimakasih kepada Tuhan Yesus yang masih memberikan saya waktu untuk dapat membuat entri baru di blog saya ini :D (berasa udh jadi penulis yg bukunya dijual ditoko buku gituuu,,heheh)
ya !
saya baru saja selesai nonton tv, tepatnya nonton film (entah kartun atau apa sebutannya), film itu adalah -UP-
nobar sama kedua adik saya (sebut saja mereka si "memboth" dan si "gondreng")
si gondreng inilah yang menggebu-gebu dari jam 18.30 udah bilang gini "ka, nanti klo udh jam setengah 8 kasih tau ya, soalnya andre mau nonton film AP"
saya bingung (signal putus-putus) "film AP?"
gondreng menjelaskan "iya ka film AP, tulisannya U sama Pe, UP kaaa"
saya mulai faham (signal kuat) "ohhhhhh......"
alhasil, jadilah kami bertigaan nonton itu film (bapa sama mama lagi pergi tahun baruan kerumah tulang Tindaon)
dan ternyataaaaaaaaa !!!
filmnyaaaa Ka - E = KE, eR - E - eN = REN (KEREN)
kenapa ?
karena kakek Fredricksen ganteng ;) heheheheee.. pertama-tama emang nyebelin, tp akhirnya jadi sunguh sangat amat baik ke si Russel, Dug dan Kevin :) :D
singkat cerita
film itu menceritakan ada seorang kakek (Fredricksen) yang patah hati ditinggal oleh istrinya yang cantik, difilm itu istrinya Ellie meninggal lebih dulu. Pasangan ini sebenarnya punya impian untuk bisa keliling dunia, hanya saja selama mereka masih bersama, mereka hanya menghabiskan waktu berdua di dalam rumah (so sweet memang terlihat dari foto-fotonya), sampai akhirnya Fredricksen memutuskan untuk mewujudkan impiannya bersama istrinya ketika istrinya masih hidup. Petualangan pun dimulai,,,,, eng - ing - eng,,,, muncullah tokoh bernama Russel seorang bocah gendut + bulet + berpipi merah yang mengaku anggota pramuka yang mempunyai banyak lencana, ditempat lencana yang melingkar pada badannya masih ada 1 tempat kosong yang rencananya akan diisi dengan lencana penghargaan "membantu orang yang sudah tua". Russel datang menemui Fredricksen (karena misi mendapatkan lencana), kedatangan Russel sangat membuat Fredricksen terganggu, namun sejak petualangan dimulai Russel jadi ikut kemanapun Fredricksen, ga cuma itu, tambah lagi burung yang diberi nama Kevin, dan seekor anjing yang diberi nama Dug,, Kedua hewan itu beruntung bertemu Russel yang ternyata menyukai semua hewan ,, hahaaa
pokoknya bagus deh ceritanya.. awal dari luluhnya hati Fredricksen kepada Russel yaitu ketika Russel menceritakan bahwa ayahnya tidak pernah menemani Russel, ayahnya selalu sibuk dan sudah bercerai, Kevin sangat bersemangat mendapatkan lencana terakhir karena berharap kelak ayahnyalah yang akan menempelkan lencana itu pada Russel, kemudian Fredricksen luluh hati kepada Kevin karena Kevinlah yang menyelamatkan mereka dari si petualang jahat Charlez, bahkan kaki Kevin sampai luka parah tergigit oleh Alpha si anjing bodyguardnya Charlez..
jadi gini
Fredricksen sebenarnya bisa tenang melakukan petualangan ke "air terjun di Amerika Selatan" jika tidak ada Russel yang bertemu Kevin (burung) akhirnya memaksa memelihara Kevin yang ternyata adalah burung incaran Charlez selama ini, dan akhirnya Charlez dan anjing-anjing bodyguard itu membahayakan keselamatan mereka semua.. tapi yaaa itulahhh..
Fredricksen dimata saya adalah seorang kakek yang sangat baik, yang punya cinta sangat besar pada Ellie.. cintanya itu terbukti karena selama perjalanan itu "rumah = kenangan bersama Ellie" selalu dibawa kemanapun (itu juga bukti klo Fredricksen belum ikhlas menerima kepergian Ellie)
tp setelah semua kejadian yang dilaluinya,, Fredricksen pun berhasil menerima kepergian Ellie dengan besar hati dan tau gaaa ??? Endingnyaa,, Fredricksen sendirilah yang menjadi wali untuk memasangkan lencana "membantu orang yang tua" kepada Russel yang tadinya seorang diri (tanpa kedua ayahnya) menghadiri acara itu..
sooooo sweeeet yaaa ^____^
film yang sungguh sangat amat deh pokoknyaa :)
Jakarta, 02 Januari 2012, pukul 10.30 p.m
Benita Naomi Martgiovani Saragi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar