Senin, 06 Februari 2012

akhirnyaaa "si pink" dimandiin juga

huaayyylooo semuanyaa ..
rindu saya rasanya kembali ke sini, hehehee.. LANGSUNG SAJA :D


kejadiannya kemarin yah, tanggal 05 Feb 2012, 
saya, tari, ayu dan dewi (lebih akrab dikenal sebagai guru sekolah minggu di gereja kami) pergi ke sebuah tempat makan di daerah bekasi, bukan hanya untuk sekedar makan tp kami rapat membahas program mengajar kami tahun 2012 ini + peralihan bendahara sekolah minggu, 
okeh sebelum masuk ke tempat rapat kami, yang kami lakukan ada parkir motor, dan saat parkir motor saya lihat ada tempat pencucian helm, dan akhirnya setelah 1 tahun lebih 3 hari helm ku pun mandi :D 
ketika berniat pulang, saya mengambil helm saya dan benar saja, sudah bersih, wangi dan kinclong loh :)

Dalam perjalanan pulang mengendarai "si pink" atau yang lebih dikenal dengan sebutan " scoopy". Saya melihat "si pink" ini dengan tatapan iba.. ya ! karena "si pink" saya ini seluruh bodynya kotor, ngga tegalah ya saya melihatnya, akhirnya saya putuskan untuk mampir dulu ke tempat pemandian "si pink". Sampai di tempat pemandian, saya yang ditemani adik saya "si membot" terkejut karena meskipun sudah malam (8.30 p.m) ternyata banyak sekali motor yang sudah antri untuk dimandiin :D ("alamat nunggu lama dehh" pikir saya)

Alih-alih pasrah dengan antrian yang panjang, saya tatap "si pink" dari kejauhan (dia berada dalam kerumunan motor-motor yang kotor), sangat terlihat ada sukacita diwajahnya, mungkin memang dia sudah ingin sekali menjadi bersih dan bebas dari segala lumpur2 yang menempel di bodynya :D

Okeh, untukmu pink, nunggu lama pun ngga apa-apalah ;D

Namun seperti melihat eye contact saya dengan "si pink", dua orang pencuci pun mendekati "si pink", dan taukah apa yang mereka lakukan kepada "si pink" ? 

merekaa.... akhirnya.....

memandikan motor saya,, hahahahahaa,,, belum ada 5 menit saya menunggu, dan diantara banyaknya motor yang menunggu entah kenapa 2 pencuci motor itu mendahulukan "Si Pink" saya itu
Melihat kejadian itu saya pastinya senang,, hehehee,, tp apa yang kemudian terjadi ???

1 orang yang antri lebih dulu dari saya complaint kenapa motor saya didahulukan daripada motornya yang antri lebih dulu.. ohhhh NO !!!

motor orang itu pun langsung dihandle oleh pencuci yang lain yg sudah free dan saya juga heran mengapa motor saya dicuci oleh 2 orang padahal masih banyak motor2 lain yang belum di cuci, dan biasanya selalu hanya 1 orang mencuci 1 motor, 

setelah itu ada lagi orang yg lain yang juga sudah antri (kelamaan antri malah kayanya), sampai harus membawa pulang motornya keluar dari pencucian motor tanpa perubahan, masih kotor tepatnya.. hmm jadi gimana gitu perasaan saya.. 

sambil menunggu motor saya selesai dicuci, saya melihat semua orang yang pakaiannya basah itu sedang sibuk mencuci kendaraan yang bukan milik mereka, kendaraan milik orang-orang yang sedang duduk di kursi menunggu, 

adik saya "si memboth" ngomong ke saya "ka...mereka apa ngga masuk angin ya, basah-basahan dari pagi sampai malam gini?"

saya menjawab : "ya mau gimana lagi, memang begitu pekerjaan mereka"

lalu kami berdua melihat "pencuci" yang sedang mencuci mobil seorang diri, pencuci ini sudah tua tp paling cekatan dan telaten kerjanya dari pada pencuci lainnya.. 

saya dan adik saya mengerti yang dia lakukan pasti karna ingin melakukan yang terbaik disetiap kendaraan yang dicuci, ingin melihat kepuasan diwajah pemilik kendaraan, dan mungkin karena dia ingin mendapat "tambahan" dari pemilik kendaraan, menurut saya itu wajar,, usaha untuk bisa menambah pendapatannya dia lakukan dengan mencuci dan membersihkan kendaraan dengan sebaik-baiknya bukan dengan hal-hal negative,, dengan badannya yang kurus,, kulitnya yang keriput krn sudah tua dan kena air sepanjang hari,, saya dan adik saya ngga tega melihat bapak yang tua itu .. lalu adik saya ngomong lagi ke saya..
"emang sih ka ngga tega lihatnya, tapi bapak itu jauh lebih terhormat daripada mereka yang jadi pengemis, minta-minta di pinggir jalan" dan saya jadi kepikiran Firman Tuhan yang dibawakan bapa digereja minggu pagi, bapa bilang "jangan pernah para kepala keluarga melakukan pekerjaan yang menyimpang dari Firman Tuhan hanya untuk mencukupi kebutuhan anak dan istrinya, seperti : korupsi dll,, karena hal itu sama saja si kepala keluarga memberikan Roti Perkabungan bagi anaknya, sehingga anaknya akan hidup dalam perkabungan seumur hidupnya, serem kan ...  semua jadi sia-sia klo sudah menyimpang..

Jadi, selama pekerjaan yang dilakukan seorang bapa atau mama itu tidak menyimpang dari Firman Tuhan, maka keluarga akan hidup dengan sehat baik jasmani dan rohani

God bless you

Benita Naomi Martgiovani Saragi
06 Februari 2012,  pukul 11.45 a.m, dikantor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar