Senin, 13 Februari 2012

suka duka berjalan bersamaMu

Dear Tuhan Yesus..

Tuhan paling mengerti ..

dan memang cukup hanya Tuhan yang mengerti..

kalaupun nita berusaha sekuat tenaga nita membuat yang lain mengerti, tetap saja mereka punya pemahaman masing-masing.. dan akhirnya usaha nita hanya kesia-siaan belaka,, nita yang cape sendiri akhirnya..

tujuan nita cuma satu Tuhan, dan Tuhan yang paling tau apakah tujuan itu baik & benar.. nita juga ngga mau membenarkan diri, cukup Tuhan aja yang menilai, nita akui nita pasti punya banyak sekali dosa dan pelanggaran, dan lagi-lagi Tuhan yang paling tau semua.

nita ngga bisa bersembunyi sedikitpun dari Tuhan , karena Tuhan ada dimana-mana (Amsal 15 :3 "Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik")

Nita bukan malaikat, nita cuma manusia biasa yang punyak banyak dosa, hanya saja, nita ingin untuk selalu memberikan yang terbaik, bener-bener serius klo udah menyangkut pelayanan (mau pelayanan kecil / besar)
Ayo sama-sama bri yang terbaik buat Tuhan, itu aja kok Tuhan,,,, that's my purpose ;)

dan ngga mungkin bisa make it happen klo yang jalan cuma satu roda aja, sedangkan roda yang lain ngga mau gerak,
dan ngga mungkin bisa jalan klo motor cuma distarter tanpa di gas (sudah berikan ide tapi ngga ada respon, ngga ada tindakan)

sedih Tuhan.. klo pas ngadepin orang yang ngeluarin sebuah statement/pertanyaan ke saya yang didalamnya mengandung kesombongan, mau pamer ke-bisa-annya, padahal klo orang itu tau, semua kesuksesan yang diperolehnya adalah semata-mata kasih karunia Tuhan, dan klo setiap orang mau flashback, harusnya bisa loh kita sadar, dulu sebelum  berserah sama Tuhan dan minta dukungan doa sana-sini (jemaat + Hamba Tuhan), kita itu bukan apa-apa, dipandang orang aja ngga, dianggep ada aja ngga, tapi... ya begitulah mungkin manusia, ketika kesusksesan diterima, lupa deh sama Tuhan, lupa juga sama orang-orang yang bawa namanya dalam doa, kenapa bisa begitu ??? ya itu semua karena kita berfikir klo kesuksesan itu karena KEHEBATAN KITA SENDIRI, KEMAMPUAN KITA SENDIRI, 
"GUA SUKSES ITU KARENA KERJA KERAS GUA"
"ELU SEMUA NGGA TAU GIMANA PERJUANGAN GUA SUPAYA BISA SUKSES"
"CUMA MAMA / BAPA GUA AJA KOK YANG DOA-IN GUA" 
( kita gampang lupa kapan dan dimana saat pertama kali terima Tuhan Yesus ? lupa dimana awalnya akar kita mulai tumbuh dengan benar "sesuai Firman Tuhan" ) 

Minta ampun dahhhh S-O-M-B-O-N-G nya bukan maennn.... apalagi saya sempet terima perkataan seperti ini (di gereja, saat ibadah raya Minggu akan dimulai) "cuma segini aja nih yang dateng, dikit banget, beda banget sama natal kampus gua kemaren yang sampai 1000 jiwa yang hadir"

klo mau ikutin kedagingan gua rasanya gua mau teriak gini depan mukanya "hellllloooooouuuuuuu, elu ngomong gitu emangnya udah berapa besar yang lw lakuin buat gereja ini ??? , udah berapa kali lw doa dan puasa buat gereja ini ??? udah berapa kali lw bawa jiwa baru kegereja ini ??? apa aja program / ide yang udah lw laksanakan untuk gereja ini atau minimal untuk youth gereja ini ??? hah ! "

Puji Tuhannya, gua ngga teriak didepan mukanya, gua tekan kedagingan gua sekeras-kerasnya dan gua ngga tanggepin sama sekali perkataan dia, malah gua berdoa sepanjang ibadah supaya Tuhan jamah hatinya, jadi dia sadar klo perkataan yang dia keluarin itu sudah menjurus kepada "KESOMBONGAN"

Tuhan..
menurut nita nih ya...
klo ada orang yang mengaku dia aktif dalam suatu organisasi keagamaan, bahkan dia akhirnya sudah menjadi ketua organisasi tersebut, karena ini bersifat keagamaan, harusnya ya Tuhan, dia mengerti bahwa semua yang diperolehnya itu pemberian Tuhan, pengetahuan, pengalaman, dll, jadi harusnya dia bisa aplikasikan kembali semuanya itu di gerejanya, yaa.. itu juga klo dia inget gereja lamanya, dimana dia dibentuk pertama sekali, dibebaskan dari keterikatan dengan dosa-dosa kesayangannya, klo dia ingat..... sayangnya kayanya untuk inget pun dia enggan.. harusnya klo memang dia sudah mengalami proses pembentukan yang luar biasa sampai akhirnya dia menjadi ketua, harusnya dia bisa lebih wise rohani dari pada youth yang lain, lebih mature rohani dibanding youth yang lain, lebih segala-galanya dalam hal rohani dibanding youth yang lain, lebih ngerti berkorban untuk gerejanya dari pada youth yang lain, bukan sebaliknya, lebih gampang tersinggung dari youth yang lain, lebih banyak absen dari youth yang lain ... jangan karena dia sibuk, dia jadi sesukanya ... hmmm... sayang bener,, harusnya semua yang dia dapet dari Tuhan bisa dia gunakan lagi untuk memuliakan nama Tuhan...

rata-rata memang semua manusia seperti itu, untuk hal ini saya ngga asal ngomong, tapi saya sudah memperhatikan selama ini, ngga cuma menimpa kaum muda yang masih bisa dibilang jiwanya LABIL, tapi hal ini juga menimpa orang tua yang harusnya sudah bisa dibilang DEWASA..

dulu..... ketika kehidupan ekonominya kekurangan atau biasa-biasa saja, orang dewasa ini adalah pribadi yang menyenangkan Tuhan, kerendahan hatinya luarrr biasa, begitu juga ke gembalanya dan sesama jemaat, tapi 
sekarang... ketika kehidupan ekonominya membaik bahkan berkelebihan, mulailah hilang cinta mula-mula, mulailah kasih menjadi dingin, mulailah menganggap rendah orang sekitarnya yang berekonomi dibawahnya, termasuk gembalanya, mulailah hilang kesetiaan, akhirnya pergi begitu saja mencari gembala baru, malah terakhir masih berniat memasukan gembala lamanya ke dalam penjara karena pikirannya yang selalu negative ke gembala lamanya, orang dewasa ini pergi beserta semua sifat tidak baiknya.. pergi tak bersisa, yang tinggal hanya kesan terakhir yang begitu pahit ...

dan lagi-lagi saya belajar banyak hal..
  • PILIHAN : ya hidup ini penuh pilihan, terserah kita, pilih setia atau ingkar, pilih rendah hati atau sombong, pilih mengasihi atau menyakiti, pilih - pilih - pilih dan pilih, semua adalah PILIHAN
  • BERDOA : kejadian-kejadian pada orang lain itu, membuat saya BERDOA kepada Tuhan Yesus, supaya ketika kesuksesan Tuhan berikan untuk saya, benita tetap menjadi pribadi yang berkenan kepada Tuhan, ngga mau menyakiti orang lain..
  • KASIH KARUNIA : untuk semua hal yang saya terima, baik dulu - sekarang - akan datang, baik sukacita - dukacita, itu semua adalah KASIH KARUNIA TUHAN bukan kehebatan / kebisaan saya
Tuhan Yesus, , ,

nita tau ketika seseorang memutuskan untuk menjadi anakMu, iblis kepanasan di neraka sana, karena si iblis takut hanya seorang diri dia di neraka klo semua orang memutuskan jadi anak Tuhan, makanya ketika keputusan kita jadi anak Tuhan, keputusan kita bertobat, keputusan kita membuang dosa-dosa kesayangan kita, keputusan kita untuk keluar dari zona nyaman kita = zona si iblis, maka iblis akan langsung membuat banyak sekali rencana untuk menjadikan kita warga kerajaan nerakanya.. 
  • dia buatlah kita sombong, sehingga kita mengganggap kita hebat karena usaha kita sendiri dan lupa bahwa Tuhan yang memberikan kita berkat  
  • dia buatlah kita sengsara mengikut Tuhan, sehingga nantinya muncul pikiran bahwa lebih enak kehidupan sebelum kita ambil keputusan jadi anak Tuhan, dan tujuan iblis tercapai ketika kita mengingkari keputusan awal kita mengikut Tuhan 
Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa hidup ini akan tiba-tiba menjadi enak ketika  kita memutuskan untuk mengikut-Nya. Sebaliknya, dalam Matius 16 : 24, Ia berkata kita justru harus siap menyangkal diri dan memikul salib kita masing-masing. Saat kita memikul salib, kita mungkin akan dianggap aneh bahkan dimusuhi oleh dunia.

Tapi, jangan khawatir karena itulah ujian iman kita. Asal kita lulus dalam ujian itu, kenaikan tingkat dan berkat Tuhan yang baik pasti datang dalam hidu kita. Itu semua sudah Tuhan janjikan pada kita (Matius 19 : 27 -30).

Bergembiralah akan hal itu,sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berduka cita oleh berbagai-bagai pencobaan.(1 Petrus 1 : 6)


catatan kecil :
Tuhan,, kuatkan bapa, mama, nita dan adik-adik saat pencobaan-pencobaan datang, kami ngga sanggup tanpa Tuhan disisi kami... 


Benita Naomi  Martgiovani Saragi
13 Februari 2012,  pukul 02.12 p.m, dikantor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar